18.1.13

salju

angka tiga sepertinya terlalu panas untuk pagi ini
buka pintu dapur
masukkan roti ke pemanggang
melamun depan jendela
dan ternyata salju deras
kalau kamu masih disini setengah hari
baju kita ada tujuh tumpuk sekarang
mata kita ada empat
tangan kita ada delapan
sayang salju telat datang
setengah hari saja



18.1.13
clayhill

1.12.12

# 61

menurutmu kenapa kita disini sampai hari ini
kenapa kita disana pada hari itu
kenapa ada yang menyuruhku bergeser pada pagi itu
kenapa aku memegang tanganmu di jok belakang
mengapa kau selalu kembali tiap sabtu
mengapa semua orang tahu
mengapa kau membukakan jendelamu
mengapa aku membukakan kelambuku
semua orang memang harus tahu


25.11.12

# 60

sabtu
yang seumuran hingar keluar
senang
nakal
lampu-lampu
dentuman
nafas menyengat
aku di rumah
sayatan biola
orkestra di telinga
membuat sinis

mereka luar biasa
dan cerita malam ini adalah
tentang mereka


1.12.12

25.11.12

hari ini ditahun itu

kalau saja saat ini kita bermimpi
butiran awan di dada
melesak ke pelipis mata
dan selalu cairan dari hidungku yang duluan

pasti tanganku dingin
ketika nanti kita bertemu
semutan disepanjang pundak
gesekan magnet di sol sepatu
kamu tahu kan rasanya

14.11.12

30.08.10

Lihat yang kutunjuk!
Ini kantungmu ya?
Besar.

Lumayan.
Mana punyamu?

Aku tidak punya.
Sudah bolong.
Recehannya pun tercecer di jalan..

Lalu bahgaimana?

Tidak apa-apa.
Aku enteng saja.



30.08.10
"Do you really promise never to forget me?" She asked in a near whisper.
"I'll never forget you," I said.

"I could never forget you."

- Norwegian Wood

7.11.12

I went there before. But so what?

29.8.12

Keras

Kadang aku suka menantang diriku
untuk menekan tombol scroll
menyusuri kebawah buku-buku
tumpukan koran di gudang
lalu aku berhenti pada satu titik
titik dimana ada ribuan lingkar
jantungku berdetak
keras
sekeras kepalaku
lalu mulai membaca lagi
lalu mulai mengarang lagi
lalu mulai meracuni diri sendiri

' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' ' '

Tiba-tiba hujan besar turun ketika kami makan siang
Judie berbisik kepadaku,
"Hei, lihat!
Hujannya italic!
Sama seperti essay kita."

Oh, hai h u j a n  i t a l i c
  



Kingston. 29.8.12

30.7.12

Eskrim coklat
lumerannya mendinginkan tanganku
setelah berenang di lautan kebenaran
pulau tanpa jalan keluar
para pelari yang kehilangan tapalnya
sepeda yang terlepas rantainya


Kita memang harus bersama.